Sabtu, 04 Maret 2017

Jangan Pasang Tombol Berlangganan di Blog! Kenapa?

Judul di atas sebenarnya belum mencerminkan apa yang akan anda baca di bawah ini. Saya perlu menghemat karakter (space) dan juga ingin membuat efek psikologis agar pengunjung penasaran dengan tema yang diangkat jasa backlink. Judul sebenarnya dari tulisan ini adalah Jangan Pernah Memasang Form Berlangganan Artikel Jika Anda Tidak Menjadikannya Sebagai Full Content.

Saya harap anda dapat menangkap apa yang akan saya tuliskan Jasa Backlink. RSS adalah suatu teknologi dalam dunia web yang dibangun untuk mempermudah kita untuk membaca ataupun berlangganan konten (isi/artikel) dari suatu situs/web/blog. RSS merupakan versi sederhana dari halaman web yang berisikan hanya konten artikel saja, tanpa adanya fitur-fitur lain seperti widget, CSS, ataupun javascript. Baca kembali apa itu RSS, definisi dan manfaatnya.

Form berlangganan itu untuk mempermudah, bukan untuk mempersulit
Kini pengunjung semakin dimanjakan dengan adanya fitur berlangganan dari situs penyedia layanan feed seperti feedburner ataupun feedblitz. Pengguna blog / WordPress.com pun tidak ketinggalan pula dengan fitur Form Berlangganan untuk WordPress.com / blog. Adanya form berlangganan artikel suatu blog bertujuan hanya satu, yakni untuk memudahkan pembaca agar dapat membaca artikel tanpa berkunjung.

Karena terkadang seseorang itu sangat sibuk, hingga ia tidak sempat berkunjung ke blog yang mereka sukai. Solusinya adalah ia dapat berlangganan RSS feed blog tersebut.
Sang empunya blog pun biasanya berbaik hati (atau mungkin hanya ikut-ikutan?) memasang form berlangganan via email di blognya, diimbuhi dengan kata-kata manis yang mengharapkan setiap orang di dunia ini berlangganan artikelnya. Namun ternyata orang yang berlangganan hanya dikirimi artikel berupa ringkasannya saja.

Berlangganan RSS feed itu untuk membaca, bukan untuk mencuri konten anda Beberapa alasan mengapa banyak pemilik blog menjadikan RSS feed mereka hanya berupa ringkasan saja, salah satunya adalah mereka takut konten mereka dicuri (plagiarism) oleh blog lain yang memasang agregasi atau konten otomatis. Ya, kita akui memang banyak situs-situs di luar sana yang beroperasi sebagai scraper yang mencuri konten blog melalui RSS feed.

Jika anda memang takut akan praktik-praktik plagiarisme, maka janganlah sekali-kali memasang form berlangganan artikel di blog anda, apalagi dengan kata-kata manis yang menyuruh pembaca untuk mendaftarkan email. Janganlah kecoh pengunjung awam yang benar-benar hendak berlangganan, namun nyatanya bukan konten yang didapat, melainkan “paksaan” agar ia berkunjung balik.Buatlah konten RSS itu penuh, bukan ringkasan Bagi pengguna blog / WordPress baik itu yang dihosting sendiri maupun wordpress.com, anda dapat mengatur settingan konten RSS
 melalui Settin » Reading, kemudian pilihlah “Full text” di opsi ‘For each article in a feed, show’.

Jika anda benar-benar berbaik hati ingin berbagi, maka tidak ada salahnya menjadikan RSS feed blog anda itu berupa artikel penuh, bukan ringkasan. Mengenai plagiarisme atau pencurian konten, kita tidak akan mungkin dapat menghindarinya. Salah satu ungkapan lama mengatakan: Jika takut tulisan kita dicuri, maka janganlah menulis apapun.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar